Jelang Penugasan, TNI AD Perkuat Kesiapan Personel untuk Misi Perdamaian Gaza

Selasa, 10 Februari 2026 | 09:06:01 WIB
Jelang Penugasan, TNI AD Perkuat Kesiapan Personel untuk Misi Perdamaian Gaza

JAKARTA - TNI AD Siapkan Pasukan Perdamaian Gaza, Fokusnya untuk Kesehatan dan Zeni. 

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat mulai mempersiapkan pasukan untuk misi perdamaian di Gaza sebagai bagian dari kontribusi kemanusiaan Indonesia. Persiapan ini dilakukan secara bertahap sambil menunggu hasil koordinasi resmi dari Mabes TNI terkait kebutuhan personel.

Penyiapan pasukan tersebut disesuaikan dengan karakter dan kompetensi yang dibutuhkan di wilayah konflik. Fokus utama diarahkan pada tugas-tugas non-tempur yang berkaitan langsung dengan bantuan kemanusiaan. TNI AD Siapkan Pasukan Perdamaian Gaza, Fokusnya untuk Kesehatan dan Zeni menjadi dasar perencanaan awal.

Langkah ini menunjukkan kesiapan institusi dalam mendukung misi perdamaian internasional. Peran TNI AD tidak hanya sebatas pertahanan, tetapi juga bantuan kemanusiaan. Komitmen ini mencerminkan tanggung jawab global yang diemban Indonesia.

Koordinasi Berjenjang dalam Proses Pengiriman

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa proses pengiriman pasukan masih berjalan. Seluruh tahapan memerlukan koordinasi berjenjang dari pihak yang mengoordinasikan misi di Gaza hingga Mabes TNI. Selanjutnya, kebutuhan personel akan diteruskan ke Mabes Angkatan Darat.

“Ya, itu kan masih terus berjalan ya. Jadi kan kami menunggu dari hasil koordinasi yang mengkoordinir di Gaza. Nanti ke Mabes TNI. Mabes TNI nanti ke Mabes AD memerlukan pasukan personel yang berkarakter apa. Ini kami siapkan. Ya, begitu,” kata Maruli. Pernyataan ini menegaskan bahwa TNI AD bersifat menunggu kebutuhan resmi.

Koordinasi ini penting untuk memastikan efektivitas penugasan. Setiap keputusan harus berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. TNI AD Siapkan Pasukan Perdamaian Gaza, Fokusnya untuk Kesehatan dan Zeni menjadi acuan kesiapan tersebut.

Latihan dan Persiapan Internal Personel

TNI AD telah memulai persiapan internal sejak dini. Personel yang berpotensi ditugaskan sudah mulai menjalani pelatihan. Latihan ini disesuaikan dengan kemungkinan peran dalam misi perdamaian.

“Sudah, sudah mulai berlatih orang-orang yang kemungkinan kan kita nanti jadi perdamaian. Jadi berarti zeni, kesehatan, yang sering, seperti itu kami siapkan,” jelas Maruli. Pernyataan ini menegaskan fokus pada kemampuan teknis dan kemanusiaan. Persiapan dilakukan secara terencana dan terukur.

Bidang zeni dan kesehatan menjadi prioritas utama. Kedua bidang tersebut dinilai paling relevan untuk kondisi pasca-konflik. TNI AD Siapkan Pasukan Perdamaian Gaza, Fokusnya untuk Kesehatan dan Zeni menegaskan arah penugasan.

Perkiraan Jumlah Pasukan yang Disiapkan

Terkait jumlah pasukan, Maruli belum dapat memastikan angka pasti. Penentuan jumlah personel masih menunggu hasil negosiasi dan koordinasi lanjutan. Semua keputusan berada di tingkat Mabes TNI.

“Ya, bisa satu brigade, 5.000–8.000 mungkin. Tapi masih bernego semua, belum, belum pasti. Jadi enggak ada, belum ada kepastian angka sampai sekarang,” tutur Maruli. Pernyataan ini menunjukkan fleksibilitas dalam perencanaan. Jumlah pasukan akan disesuaikan dengan kebutuhan misi.

Perkiraan satu brigade menjadi gambaran awal kesiapan. Namun, angka tersebut tidak bersifat final. TNI AD Siapkan Pasukan Perdamaian Gaza, Fokusnya untuk Kesehatan dan Zeni tetap menjadi dasar penyiapan.

Peran TNI AD dalam Penugasan Perdamaian

Maruli menegaskan bahwa peran TNI AD saat ini terbatas pada penyiapan pasukan. Keputusan terkait penugasan dan waktu keberangkatan berada di tingkat komando lebih tinggi. TNI AD menjalankan tugas sesuai kewenangan.

“Kalau kami hanya penyiapan pasukannya saja,” ucap Maruli. Pernyataan ini menegaskan batas peran institusional. TNI AD fokus pada kesiapan sumber daya manusia.

Kesiapan ini menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian. Penekanan pada kesehatan dan zeni menunjukkan orientasi kemanusiaan. TNI AD Siapkan Pasukan Perdamaian Gaza, Fokusnya untuk Kesehatan dan Zeni menjadi cerminan komitmen tersebut.

Terkini