Seskab Teddy Sebut Partisipasi Indonesia di Board of Peace Perkuat Diplomasi Internasional

Jumat, 20 Februari 2026 | 15:03:27 WIB
Seskab Teddy Sebut Partisipasi Indonesia di Board of Peace Perkuat Diplomasi Internasional

JAKARTA - Indonesia kembali menegaskan dukungan nyata bagi perdamaian di Palestina dengan aktif bergabung dalam Board of Peace. 

Langkah ini memperlihatkan komitmen pemerintah untuk membantu pembangunan kembali Gaza yang terdampak konflik. Keterlibatan dalam forum internasional menjadi bukti diplomasi Indonesia yang konsisten dalam isu kemanusiaan.

Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyatakan bahwa keikutsertaan Indonesia di Board of Peace merupakan bentuk konkret dukungan terhadap rakyat Palestina.

“Ikut serta dalam Board of Peace adalah bentuk solusi konkret mewujudkan perdamaian di Palestina,” ujarnya. Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia ingin memberikan pengaruh langsung terhadap kebijakan yang diambil forum tersebut.

Komitmen ini bukan sekadar formalitas, tetapi diikuti dengan strategi nyata untuk mendukung perdamaian. Indonesia berupaya memastikan seluruh usaha diplomasi dan ikhtiar dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Hal ini mencerminkan kepedulian negara terhadap stabilitas dan kesejahteraan rakyat Palestina.

Pertemuan Perdana Board of Peace di Washington

Teddy mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan perdana negara anggota Board of Peace di Washington. Pertemuan ini menjadi sarana konsolidasi komitmen antarnegara anggota dalam mendukung pembangunan kembali Gaza. Diskusi fokus pada kontribusi finansial dan operasional yang dapat diberikan setiap negara untuk memulihkan kondisi wilayah yang terdampak.

Forum ini memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk menyuarakan peran aktifnya dalam misi kemanusiaan. Keikutsertaan dalam pertemuan menjadi momentum memperkuat diplomasi multilateral. Negara anggota saling bertukar pandangan untuk memastikan rencana aksi dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Alasan Prabowo Bergabung dengan Board of Peace

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan Indonesia bergabung karena meyakini kepemimpinan Amerika Serikat yang dipimpin Donald Trump. 

“Sejak pertama kali kami mempelajari rencana 20 poin Presiden Trump, kami sepenuhnya setuju dan berkomitmen dengan rencana ini,” ujar Prabowo. Pernyataan ini menegaskan keselarasan visi antara Indonesia dan forum internasional terkait perdamaian di Gaza.

Bergabung dalam Board of Peace menjadi kesempatan strategis untuk menyalurkan kontribusi nyata Indonesia. Kesepakatan ini juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memberikan masukan konstruktif dalam misi kemanusiaan. Diplomasi aktif melalui forum ini diharapkan memperkuat pengaruh Indonesia di kancah internasional.

Kesiapan Indonesia Mengirim Pasukan ISF

Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia mengirim sekitar 8.000 personel tentara untuk bergabung dalam pasukan Internasional Stabilization Force (ISF). Misi ini bertujuan membantu pemulihan Gaza dan mendukung stabilitas wilayah melalui kegiatan kemanusiaan. Pengiriman pasukan dilakukan dengan koordinasi matang antara pemerintah dan lembaga terkait agar misi berjalan aman dan efektif.

Personel TNI yang dikirim akan terlibat dalam operasi kemanusiaan, termasuk rehabilitasi infrastruktur dan perlindungan warga sipil. Langkah ini memperlihatkan komitmen Indonesia tidak hanya secara diplomatik, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan. Kontribusi Indonesia diharapkan menjadi contoh bagi negara lain untuk mendukung perdamaian secara aktif.

Dampak Positif bagi Diplomasi dan Perdamaian

Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab global. Negara dapat memperkuat posisi diplomatiknya sambil memberikan bantuan nyata bagi rakyat Palestina. Inisiatif ini juga meningkatkan citra Indonesia sebagai negara yang aktif dalam isu kemanusiaan dan stabilitas internasional.

Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kerja sama multilateral yang lebih luas. Diplomasi kemanusiaan menjadi bagian penting dalam strategi politik luar negeri Indonesia. Dengan kombinasi diplomasi dan aksi nyata, Indonesia berperan sebagai mediator dan kontributor dalam upaya mewujudkan perdamaian di Gaza.

Terkini