Kimia Farma

Kimia Farma Yakin Raih Kinerja Positif dengan Pertumbuhan High Single Digit

Kimia Farma Yakin Raih Kinerja Positif dengan Pertumbuhan High Single Digit
Kimia Farma Yakin Raih Kinerja Positif dengan Pertumbuhan High Single Digit

JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menargetkan pertumbuhan kinerja di kisaran high single digit pada 2026. 

Target ini didukung prospek industri farmasi dan kesehatan yang masih menjanjikan di Indonesia. Direktur Utama Kimia Farma, Djagad Prakasa Dwialam, menekankan penguatan sinergi antar entitas dalam grup serta percepatan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi, daya saing, dan pertumbuhan berkelanjutan.

Djagad menambahkan bahwa pengembangan bisnis akan fokus pada layanan dan produk yang memberikan kontribusi margin lebih tinggi. Perseroan juga memperkuat struktur keuangan untuk mencapai target pertumbuhan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kinerja Kimia Farma secara stabil dan konsisten sepanjang tahun.

Sebagai negara dengan produk domestik bruto terbesar di ASEAN, Indonesia memiliki potensi pasar kesehatan yang besar. Meskipun demikian, belanja kesehatan per kapita masih relatif rendah dibandingkan negara-negara lain di kawasan. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa ruang pertumbuhan industri farmasi masih terbuka lebar, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan akses layanan yang terus diperluas.

Prospek dan Tantangan Industri Kesehatan

Menurut Djagad, kebutuhan layanan kesehatan masyarakat semakin kompleks seiring waktu. Hal ini membuka peluang bagi perseroan untuk mengembangkan layanan inovatif dan berkualitas. Kondisi pasar yang positif memacu Kimia Farma untuk terus menyesuaikan strategi bisnis agar tetap kompetitif.

Meski prospeknya menjanjikan, Kimia Farma menghadapi tantangan struktural seperti tekanan price erosion akibat ketatnya persaingan dan penerapan mini kompetisi. Selain itu, tingginya ketergantungan terhadap bahan baku dan obat impor menjadi perhatian strategis. Percepatan digitalisasi juga menjadi tuntutan penting untuk mendukung efisiensi dan pelayanan kepada masyarakat.

Namun, program pemerintah di sektor kesehatan membuka peluang baru bagi perseroan. Penguatan upaya pencegahan penyakit, pengobatan, serta deteksi dini menjadi katalis pertumbuhan. Fokus pemerintah pada peningkatan kapasitas dan kualitas fasilitas layanan kesehatan mendukung langkah strategis Kimia Farma di sektor ini.

Inovasi dan Pengembangan Layanan Kesehatan

Sejalan dengan strategi pertumbuhan, KAEF mendorong pengembangan inovasi layanan kesehatan berbasis teknologi. Salah satunya melalui layanan stem cell yang digandengkan dengan berbagai rumah sakit di Indonesia. Upaya ini memungkinkan perseroan memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Perseroan juga meningkatkan kualitas layanan publik melalui anak usaha yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Tema Danantara, yakni “Melayani Sepenuh Hati”, menjadi pedoman utama dalam memberikan pelayanan. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat reputasi Kimia Farma sebagai penyedia layanan kesehatan yang profesional dan terpercaya.

Selain itu, pengembangan layanan dan produk strategis diharapkan dapat mendukung pertumbuhan margin. Inovasi berkelanjutan memungkinkan perseroan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Langkah ini juga memperkuat posisi Kimia Farma di pasar farmasi dan kesehatan nasional.

Alokasi Capex dan Penguatan Infrastruktur

Dalam rangka mendukung target pertumbuhan, KAEF mengalokasikan belanja modal secara selektif dan terukur pada 2026. Fokus utama capex adalah kebutuhan yang bersifat mandatory, termasuk pemenuhan regulasi dan pemeliharaan aset eksisting. Langkah ini memastikan keberlanjutan operasional sekaligus meningkatkan standar fasilitas dan kualitas layanan.

Perseroan juga memprioritaskan peremajaan aset untuk mendukung operasional yang lebih efisien. Penguatan infrastruktur operasional menjadi bagian dari strategi memastikan pelayanan berjalan optimal. Dengan alokasi capex yang terukur, Kimia Farma dapat menyeimbangkan kebutuhan pertumbuhan dan efisiensi biaya.

Selain itu, capex diarahkan untuk mendukung digitalisasi dan integrasi sistem antar entitas grup. Hal ini sejalan dengan strategi efisiensi dan peningkatan daya saing perusahaan. Pendekatan ini memungkinkan perseroan tetap adaptif menghadapi perubahan industri farmasi dan kesehatan.

Dukungan terhadap Sistem Kesehatan Nasional

Kimia Farma memandang perannya sebagai bagian dari penguatan sistem kesehatan nasional. Perseroan aktif mendukung program pemerintah, mulai dari pencegahan penyakit hingga pelayanan medis berkualitas. 

Upaya ini sejalan dengan misi perseroan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan kesehatan yang inovatif dan terjangkau.

Djagad menekankan bahwa Kimia Farma berkomitmen menjadi penggerak utama dalam memperkuat ekosistem kesehatan nasional. Layanan yang lebih luas dan digitalisasi operasional diharapkan mendukung pencapaian target kesehatan masyarakat. 

Dengan strategi ini, perseroan dapat berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi sektor kesehatan.

Selain itu, integrasi antara layanan digital, distribusi produk, dan inovasi kesehatan menjadi kunci keberhasilan. Perseroan menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui penguatan fundamental perusahaan. Dengan strategi yang komprehensif, Kimia Farma siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang industri farmasi dan kesehatan di 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index